PENGEMBANGAN DIRI

MELALUI PELAYANAN KONSELING

  1. 1. Pengertian Konseling

Konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik, baik secara perorangan maupun kelompok, agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal dalam bidang pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kegiatan belajar, dan perencanaan karir, melalui berbagai jenis pelayanan dan kegiatan pendukung berdasarkan norma-norma yang berlaku.

  1. 2. Program Pelayanan
    1. Program Tahunan, yaitu program kegiatan pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu tahun untuk masing-masing kelas di SMP Al-Irsyad Kota Tegal.
    2. Program Semesteran, yaitu program kegiatan pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu semester yang merupakan jabaran program tahunan.
    3. Program Bulanan, yaitu program kegiatan pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu bulan yang merupakan jabaran program semesteran.
    4. Program Mingguan, yaitu program kegiatan pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu minggu yang merupakan jabaran program bulanan.
    5. Program Harian, yaitu program kegiatan pelayanan konseling yang dilaksanakan pada hari-hari tertentu dalam satu minggu
  1. 3. Pelaksanaan Kegiatan

  1. Bimbingan dan konseling
    1. Bimbingan pribadi meliputi:

a)       Bimbingan prestasi siswa

Baik yang berprestasi maupun siswa yang nilainya rendah

b)       Bimbingan prilaku

  1. Bimbingan kelompok
  2. Bimbingan sosial
  3. Bimbingan belajar
  4. Bimbingan karir
  5. Berpartisipasi aktif dalam pengembangan siswa
  6. Bekerja sama dengan kesiswaan

-     Menegakkan tata tertib sekolah

-     Operasi mendadak (Sidak)

  1. Bekerja sama dengan wali kelas dalam menangani siswa
  2. Home visit

-     Kunjungan ke rumah siswa kelas 7 dan 8 yang bermasalah

-     Kunjungan ke rumah malam hari bagi kelas 9 menjelang ujian nasional.

  1. 4. Mekanisme Penyelesaian Masalah

(Siswa yang Bermasalah)

-     Mekanisme penyelesaian masalah siswa yang berkaitan:

a. Prestasi rendah

1)       Bimbingan secara rutin oleh BK, setelah ulangan harian

2)       Pembinaan oleh wali kelas

3)       Pemanggilan orang tua siswa menjelang pelaksanaan test

semester bagi siswa yang nilainya masih rendah.

b. Prilaku siswa

Penanganan siswa yang kecenderungan akan melakukan prilaku negatif

1)       Usaha pencegahan (prefenty)

a)       Bimbingan oleh BK, baik secara pribadi maupun secara kelompok

b)       Pembinaan wali kelas secara rutin

c)       Pembinaan secara umum oleh kesiswaan

2)       Usaha penanganan masalah (sudah terjadi)

a)       Penanganan oleh wali kelas

b)       Penanganan oleh kesiswaan

c)       Pengarahan oleh Kepala Sekolah

d)       Usaha penanganan oleh BK akan selalu menyertai dari langkah awal sampai selesainya masalah.

  1. 5. Penilaian Kegiatan

a. Penilaian hasil kegiatan pelayanan konseling dilakukan melalui:

1)       Penilaian segera (LAISEG), yaitu penilaian pada akhir setiap jenis layanan dan kegiatan pendukung konseling untuk mengetahui perolehan peserta didik yang dilayani.

2)       Penilaian jangka pendek (LAIJAPEN), yatu penilaian dalam waktu tertentu (satu minggu sampai dengan satu bulan) setelah satu jenis layanan dan kegiatan pendukung konseling diselenggarakan untuk mengetahui dampak layanan terhadap peserta didik.

3)       Penilaian jangka panjang (LAIJAPANG), yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu bulan sampai dengan satu semester) setelah satu atau beberapa layanan dan kegiatan pendukung konseling diselenggarakan untuk mengetahui lebih jaun dampak layanan dan atau kegiatan pendukung konseling terhadap peserta didik.

  1. Penilaian proses kegiatan pelayanan konseling dilakukan melalui analisis terhadap keterlibatan unsur-unsur sebagaimana tercantum di dalam SATLAN dan SATKUNG, untuk mengetahui efektifitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan.

Hasil kegiatan pelayanan konseling secara keseluruhan dalam satu semester untuk setiap peserta didik yang merupakan komponen pengembangan diri dilaporkan secara kualitatif.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.